BAB
I
PENDAHULUAN
1,1 Latar Belakang
Novel
sebagai bentuk sastra merupakan jagad realita yang di dalamnya terjadi
peristiwa dan perilaku yang dialami dan perbuatan manusia (tokoh). Realita
sosial, realita psikologis, realita religius merupakan tema-tema yang sering
kita dengar ketika seorang menyoal novel sebagai realita kehidupan.
Memahami
sebuah novel, sama halnya dengan menghayati dunia fantasi yang di ciptakan oleh
sastrawan, dan terkadang terbawa oleh cerita yang ada dalam novel tersebut. Akan tetapi,
tidaklah cukup apabila hanya meliha teksnya saja, melainkan lebih lengkap
apabila kita juga mampu mengungkapkan makna – makna yang tersirat di dalamnya.
Dalam kenyataan sastra menyajikan
gambaran kehidupan, dan kehidupan itu sendiri sebagian besar terdiri dari
kenyataan sosial. Dalam pengertian ini,
kehidupan mencakup hubungan antarmasyarakat, antarmanusia, antarperistiwa, yang
terjadi dalm batin seseorang. Dengan
demikian, memandang karya sastra sebagai penggambaran manusia dunia dan kehidupan
manusia, kriteria masyarakat yang dikenakanpadanya adalah “kebenaran”
penggambaran, atau yang hendak di gambarkan.
Hal ini disebabkan fenomena kehidupan sosial yang terdapat dalam
karya sastra tersebut kadang tidak disengaja dituliskan oleh pegarang, atau
karena hakikat karya sastra itu sendiri yang tidak pernah langsung
mengungkapkan fenomena sosial, tetapi secara tidak langsung, karya sastra dapat
juga mencerminkan dan menyatakan sebagai segi kehidupan.
Sebuah novel manceritakan sesuatu
kejadian yang luar biasa dari kehidupan orang- orang, luar biasa karena dari
kejadian ini terlahir konflik, suatu pertikaian yang mengalih jurusan nasib
mereka. Suatu peralihan jurusan dalam
mana seakan –akan seluruh kehidupan mereka memadu, kesilaman dan keakanan
mereka tiba-tiba benderang terhampar didepan kita. Wujud novel ialah kosentrasi, pemusatan
kehidupan dalam satu saat , dalam satu krisis yang menentukan, (Kramer dalam
jassin ,1977:78)
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang, masalah
dalam penelitian ini adalah bagaimanakah “nilai-nilai pendidkan dalm novel
Layang-Layang Biru karya Meiliana K. Tansri?”
1.3 Tujuan Penelitian
Tujuan yang hendak dicapai dalam
penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai-nilai pendidkan dalam novel
Layang-Layang Biru karya Meiliana K. Tansri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar