Rabu, 06 Juni 2012


BAB  I
PENDAHULUAN
1,1 Latar Belakang
Novel sebagai bentuk sastra merupakan jagad realita yang di dalamnya terjadi peristiwa dan perilaku yang dialami dan perbuatan manusia (tokoh). Realita sosial, realita psikologis, realita religius merupakan tema-tema yang sering kita dengar ketika seorang menyoal novel sebagai realita kehidupan.
Memahami sebuah novel, sama halnya dengan menghayati dunia fantasi yang di ciptakan oleh sastrawan, dan terkadang terbawa oleh cerita yang  ada dalam novel tersebut. Akan tetapi, tidaklah cukup apabila hanya meliha teksnya saja, melainkan lebih lengkap apabila kita juga mampu mengungkapkan makna – makna yang tersirat di dalamnya.
           Dalam kenyataan sastra menyajikan gambaran kehidupan, dan kehidupan itu sendiri sebagian besar terdiri dari kenyataan sosial.  Dalam pengertian ini, kehidupan mencakup hubungan antarmasyarakat, antarmanusia, antarperistiwa, yang terjadi dalm batin seseorang.  Dengan demikian, memandang karya sastra sebagai penggambaran manusia dunia dan kehidupan manusia, kriteria masyarakat yang dikenakanpadanya adalah “kebenaran” penggambaran, atau yang hendak di gambarkan.
          Hal ini disebabkan  fenomena kehidupan sosial yang terdapat dalam karya sastra tersebut kadang tidak disengaja dituliskan oleh pegarang, atau karena hakikat karya sastra itu sendiri yang tidak pernah langsung mengungkapkan fenomena sosial, tetapi secara tidak langsung, karya sastra dapat juga mencerminkan dan menyatakan sebagai segi kehidupan.
           Sebuah novel manceritakan sesuatu kejadian yang luar biasa dari kehidupan orang- orang, luar biasa karena dari kejadian ini terlahir konflik, suatu pertikaian yang mengalih jurusan nasib mereka.  Suatu peralihan jurusan dalam mana seakan –akan seluruh kehidupan mereka memadu, kesilaman dan keakanan mereka tiba-tiba benderang terhampar didepan kita.  Wujud novel ialah kosentrasi, pemusatan kehidupan dalam satu saat , dalam satu krisis yang menentukan, (Kramer dalam jassin ,1977:78)
1.2 Rumusan Masalah
            Berdasarkan latar belakang, masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah “nilai-nilai pendidkan dalm novel Layang-Layang Biru karya Meiliana K. Tansri?”
1.3 Tujuan Penelitian
            Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai-nilai pendidkan dalam novel Layang-Layang Biru karya Meiliana K. Tansri.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar