BAB III
METODE PENELITIAN
A. Setting Penelitian
Dalam penelitian ini jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang ditujukan untuk mengamati aspek-aspek tertentu dari pembelajaran. Misalnya, yang diamati kesempatan bagi siswa untuk berpartisipasi, dampak penguatan bagi siswa, atau jenis pertanyaan yang diajukan oleh guru
Penelitian ini akan dilaksanakan bulan Juli sampai Sebtember 2011 pada semester ganjil tahun ajaran 2011 bertempat di SD Negeri 8 Kabangka. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV.A SD Negeri 8 Kabangka. Jumlah siswa sebanyak 20 orang.
B. Faktor Yang Diselidiki
Untuk menjawab permasalahan penelitian, ada beberapa faktor yang diselidiki. Faktor-faktor itu adalah sebagai berikut :
1. Faktor siswa, yaitu melihat apakah cara belajar sudah baik atau belum ? selain itu dilihat pula pemahaman siswa terhadap proses pembelajaran bidang studi Matematika yang di ajarankan.
2. Faktor guru, yaitu melihat bagaimana memberikan metode pembelajaran serta bagaimana manfaat metode kerja kelompok pada proses pembelajaran di kelas.
C. Prosedur Penelitian
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang melakukan proses pengkajian bersiklus dari berbagai kegiatan. Penelitian tindakan kelas dilakukan terdiri dari 2 (dua) siklus. Tiap siklus dilaksanakan indikator yang ingin dicapai setiap faktor yang akan diselidiki.
Menurut Wardani (2004:212) bahwa langkah dalam PTK merupakan satu daur atau siklus yang terdiri dari :
1. Perencanaan (planning)
2. Pelaksanaan tindakan (action)
3. Observasi dan evaluasi (opservation and evaluation)
4. Refleksi (reflection)
Secara rinci prosedur penelitian tindakan kelas setiap siklus adalah sebagai berikut :
a. Perencanaan
Adapun tindakan yang dilakukan pada tahap ini adalah :
1) Membuat skenario pembelajaran berupa rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) dengan memanfaatkan kelas sebagai sumber belajar.
2) Membuat/menyiapkan media/alat bantu berupa buku materi bidang studi IPS dan partisipasi aktif siswa dalam proses kegiatan pembelajaran.
3) Merancang buku catatan sebagai penilaian proses dan hasil belajar untuk mengetahui hasil yang dicapai siswa setelah mengikuti kegiatan pembelajaran.
b. Tindakan
Kegiatan yang dilaksanakan pada tahap tindakan yaitu melaksanakan skenario pembelajaran dengan menggunakan metode kerja kelompok sebagai sumber proses pembelajaran.
c. Observasi dan evaluasi
Kegiatan observasi pada siklus ini dilaksanakan untuk mendapatkan informasi bagaimana kemampuan guru dalam membimbing dan memfasilitasi siswa dalam kegiatan proses pembelajaran. Observasi dilakukan oleh guru pengamat dengan menggunakan lembar observasi berupa pengamatan aktivitas siswa dan aktivitas guru selama kegiatan pembelajaran. Pelaksanaan evaluasi pada siklus ini untuk mendapat informasi sejauh mana pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan. Evaluasi dilaksanakan dengan penilaian tes tertulis dalam bentuk pilihan ganda serta kinerja guru dalam mengelolah pengajaran.
d. Refleksi
Peneliti melaksanakan diskusi dengan pengamat untuk merefleksi hasil observasi dan evaluasi yang dilakukan. Refleksi dilakukan untuk mengkaji yang telah dan belum dicapai. Hasil refleksi digunakan untuk mendapatkan langkah-langkah lebih lanjut pada siklus berikutnya.
e. Indikator Kinerja
Indikator keberhasilan proses tindakan pada siklus I, apabilah siswa telah mencapai ketuntasan belajar produk dan proses dengan rata-rata skor 75 %.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar